Author Archive for M Shodiq Mustika

13
Sep

Dua Sudut Pandang terhadap Takdir ala Muhammadiyah

Kita wajib percaya bahwa Allahlah yang telah menciptakan segala sesuatu dan dia telah menyuruh dan melarang. Dan perintah Allah adalah kepastian yang telah ditentukan. Dan bahwasanya Allah telah menentukan segala sesuatu sebelum Dia menciptakan segala kejadian dan mengatur segala yang ada dengan pengetahuan, ketentuan, kebijaksanaan dan kehendak-Nya. Adapun segala yang dilakukan manusia itu semuanya atas Qadla’ dan Qadar-Nya, sedangkan manusia sendiri hanya dapat berikhtiar.

Dengan demikian, maka segala ketentuan adalah dari Allah dan usaha adalah bagian manusia. Perbuatan manusia ditilik dari segi kuasanya dinamakan hasil usaha sendiri. Tetapi ditilik dari segi kekuasaan Allah, perbuatan manusia itu adalah ciptaan Allah. Manusia hanya dapat mengolah bagian yang Allah karuniakan padanya berupa rizki dan lain-lain.

Continue reading ‘Dua Sudut Pandang terhadap Takdir ala Muhammadiyah’

08
Sep

Memenuhi syaratkah saya untuk berijtihad?

Apakah Bapak sudah mumpuni untuk ber Ijtihad..? karena yang sepanjang saya tahu.. ijtihad itu persyaratannya sangat banyak lho.. diantaranya Hafiz + memahami Keseluruhan Isi AlQuran beserta Tafsirnya..

Jawaban M Shodiq Mustika:

Continue reading ‘Memenuhi syaratkah saya untuk berijtihad?’

06
Sep

Konsultasi: Memahami perbedaan aliran dalam Islam

Pak Shodiq yang baik, saya mengenal Bapak dari blog muslim moderat yang secara kebetulan saya buka setelah googling seputar manhaj. Saya menyukai tulisan Bapak di situ dan nampaknya Bapak adalah orang yang tepat untuk saya jadikan tempat saya bertanya.

Saya hanya satu dari sekian ribu pencari nafkah yang setiap hari melaju antara Bogor-Jakarta. Pendidikan saya di bidang Agama Islam sebatas apa yang pernah saya pelajari di bangku sekolah, itupun enam tahun pertamanya saya jalani di sebuah yayasan pendidikan Kristen di Depok.

Satu tahun belakangan ini Alhamdulillah sudah muncul dorongan di hati saya untuk mengisi kekosongan dalam hal ilmu agama. Satu tahun ini juga saya mengikuti pengajian yang diadakan di kantor, dan sepanjang perjalanan commuting, mendengarkan sebuah radio salafi yang berisi
kajian ilmiah dan murrotal.

Sebagai seseorang tanpa referensi yang baku, saya mengalami kebingungan dengan tarik menarik antar berbagai paham. Saya menyukai ajaran salaf yang rinci, tasawuf yang hening dan pemikiran liberal yang modern. Namun diantara manhaj-manhaj tersebut kelihatannya saling
menjauhi satu sama lain.

Saya percaya bahwa keimanan saya adalah tanggung jawab saya sendiri, sehingga meskipun saya bisa berlindung di balik ketidak-tahuan saya, saya tetap merasa perlu untuk memahami konsep-konsep yang seharusnya dipahami oleh seorang muslim. Di sini saya mohon bantuan Bapak.

Saya akan sangat berterima kasih apabila Pak Shodiq bisa mereferensikan buku-buku yang bisa memberi saya pemahaman tentang posisi paham-paham yang ada… agar saya bisa menyikapi perbedaan pandangan antara paham tersebut dengan baik. Sebenarnyalah saya masih
harus belajar hal yang paling dasar seperti tauhid, akhlak dan sejenisnya, namun saya merasa perlu untuk mengiringi pelajaran tersebut dengan sedikit pengetahuan tentang pola pikir yang berkembang di berbagai paham, mengingat buku-buku Islam yang seharusnya sangat mendasar ternyata dipengaruhi pula oleh perbedaan paham penulisnya.

Continue reading ‘Konsultasi: Memahami perbedaan aliran dalam Islam’

01
Sep

Sentuhan syetan di wajah orang yang tekun beribadah

Kuis: “Apakah di lingkungan sosial Anda, biasanya Anda merasa bahwa Anda tergolong orang yang paling saleh?” Silakan jawab di dalam hati masing-masing dengan sejujur-jujurnya. Lalu marilah kita simak sebuah kisah dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang shahih berikut ini. (Harapanku, kita bisa menjadi lebih rendah hati dalam menekuni ibadah, terutama di bulan Ramadhan ini.)

Di hadapan Nabi dan para sahabat, Abu Bakar Shiddiq memuji-muji seseorang yang sangat bagus ibadahnya. Namun, Continue reading ‘Sentuhan syetan di wajah orang yang tekun beribadah’

30
Agu

Aku akan dibunuh orang Malaysia atau Singapura?

m,shodiq, Kmu mengeluarkan dalil dalil yang banyak liberal. Keluar sama bini orang juga boleh ya? satu hari kamu akan di bunuh juga…… amin

Demikian pernyataan dari seseorang yang menyebut dirinya “Bukhari” tadi sore, pukul 17.37 WIB. Alamat IP-nya: 220.255.7.172. Alamat ini berlokasi di Singapura. (Lihat IP Whois Information for 220.255.7.172.) Namun, alamat eMailnya (dia menyebutkan: bukhari@yahoo.com) yang terdaftar di Friendster menunjukkan bahwa dia berlokasi di Malaysia. Jadi, aku akan dibunuh oleh orang Malaysia atau Singapura?

Entahlah. Setidak-tidaknya, apabila nanti aku meninggal dunia secara tidak wajar, informasi di atas dapat digunakan oleh petugas penegak hukum untuk melacak jejak sang tersangka utama.

Untuk sekarang, Continue reading ‘Aku akan dibunuh orang Malaysia atau Singapura?’

28
Agu

Tertibkan tempat maksiat dengan bijaksana!


Nahdlatul Ulama (NU) tidak akan menempuh cara-cara kekerasan dalam menertibkan tempat-tempat maksiat seperti tempat hiburan malam, kafe dan warung remang-remang. “Cara-cara yang ditempuh sesuai dengan pedoman Pengurus Besar NU dalam bermasyarakat, yakni menggunakan pendekatan “bil hikmah“. NU tidak menginginkan adanya kekerasan sesama warga,” kata Rais Syuriyah Pengurus Cabang NU Kota Pekalongan KH Musthofa Bakri kepada kontributor NU Online Abdul Muiz di Pekalongan, Rabu (27/8) tadi malam.

Continue reading ‘Tertibkan tempat maksiat dengan bijaksana!’

24
Agu

Pacaran ala Muhammadiyah

majalah Suara Muhammadiyah
Tadi aku berselancar ke situs Suara Muhammadiyah (SM). Di kotak “Cari Artikel”, kuketikkan kata “pacaran”. Hasilnya, kujumpai ada enam artikel yang memuat kata “pacaran”. Empat diantara enam penggunaan istilah pacaran itu dilontarkan oleh orang dari luar SM, sedangkan dua penggunaan lainnya dikemukakan oleh redaksi SM itu sendiri. Dari sini, kita dapat mengamati gambaran sikap Muhammadiyah terhadap budaya pacaran.

Continue reading ‘Pacaran ala Muhammadiyah’